Sumbergambar:uangteman.com
Hai kalian para entrepreniur
muda. Kali ini saya akan share cara pengajuan pinjaman dana KUR di Bank BRI.
saya akan ceritakan kekurangan dan kelebihan mengunakan pinjaman dana KUR di
BRI. Yang pertama untuk cukup mudah untuk para pegiat sektor mikro, seperti
pedagang kecil, online shop, dan juga sektor pertanian dengan syarat memiliki
usaha yang riil dan nyata.
Anggunan yang boleh dijaminkan
ialah bentuk kepemilikan seperti BPKB kendaran, sertifikat hak milik (SHM),
akta jual beli (AJB) memiliki batas limit plafond tersendiri.
Limit plafondnya yang diberikan
dikantor unit tingkat kecamatan maksimal Rp. 25.000.000 dengan pola angsur 1 x
12 bulan, hingga 1x 36 bulan, ada juga untuk sektor pertanian bisa menggunakan
pola angsur 3 bulan x 1 angsur langsung lunas sampai 6 bulan x 1 angsur
lunas(musiman).
Syarat yang harus dilengkapi saat
mengajukan ialah, fotokopi E-KTP suami dan istri, kartu keluarga, surat nikah,
anggunan, serta memiliki surat keterangan usaha, SIUP. Lebih detailnya, apa
bila belum menikah, bisa meminta surat keterangan belum menikah dan surat keterangan usaha di kelurahan desa
setempat. Untuk anggunan apabila menggunakan SHM milik orang lain harus
dilengkapi KTP pemilik anggunan. Jika anggunan BPKB, usahakan tahun pembuatanya
diatas tahun 2000 dengan pajaknya tahunan yang hidup(tidak telat pajak)
Suku bunga yang diberikan ditahun
2017 pertahunnya 9 % sekarang ditahun 2018 pemerintah mengubah lagi dengan
menurunkan bunganya dengan pertahun 7%.
Jadi untuk anda yang mengaku pelaku ekonomi kreatif
yang ingin berekpansi bisnis, janganlah ragu dengan progam pemerintah yang
sudah membantu suntingan modal untuk memulai dan mengembangkan usaha.







No comments:
Post a Comment